Pendekatan Berbasis Data dan Game untuk Mengevaluasi Kemampuan Manajerial.

Asesmen berbasis game yang imersif, dirancang untuk mengukur kompetensi manajerial dunia nyata secara objektif.
*
Game-Based Managerial Competency Assessment memungkinkan organisasi untuk mengevaluasi potensi kepemimpinan dan kesiapan manajerial melalui simulasi interaktif yang mencerminkan tantangan dunia kerja yang sebenarnya.***

Latar Belakang

Tantangan Asesmen Manajerial Tradisional

Organisasi sering kali menghadapi keterbatasan kritis saat menilai talenta manajerial:

  • Kesulitan mengukur perilaku manajerial aktual, bukan sekadar pengetahuan teoritis
  • Subjektivitas dan bias yang tinggi dalam asesmen berbasis wawancara
  • Tes konvensional gagal mencerminkan kompleksitas dunia kerja yang sebenarnya
  • Visibilitas terbatas terhadap tingkat kemahiran kompetensi di berbagai peran manajerial

PT Santos Jaya Abadi membutuhkan pendekatan asesmen yang dapat mensimulasikan situasi manajerial nyata sambil memberikan hasil yang terukur, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Solusi

Kerangka Kerja Game-Based Managerial Competency Assessment

Game-Based Managerial Competency Assessment dibangun di sekitar peran seorang manajer toko, mensimulasikan tiga fase manajerial inti yang mencerminkan tanggung jawab operasional nyata.

Kerangka Kerja Game-Based Managerial Competency Assessment
  • Kepemimpinan (Leadership)
  • Pemikiran Strategis (Strategic Thinking)
  • Pengambilan Keputusan (Decision Making)

Setiap kompetensi dirinci lebih lanjut menjadi sub-kompetensi yang dapat diamati, memungkinkan pengukuran perilaku manajerial yang presisi selama gameplay.

Struktur & Skenario Game

Asesmen ini terdiri dari tiga pengalaman game yang terintegrasi:

1. Supplier Match – Fase Perencanaan

Mengevaluasi kemampuan perencanaan, alokasi sumber daya, pemilihan pemasok, dan pandangan operasional ke depan.

2. Morning Crisis – Fase Eksekusi

Menguji keterampilan delegasi, pemecahan masalah, manajemen orang, dan kepemimpinan di bawah tekanan waktu.

3. Visual Novel – Fase Evaluasi

Mengukur pemikiran analitis, evaluasi kinerja, interpretasi data, dan pengambilan keputusan strategis.

Peserta diharuskan merespons tantangan manajerial yang realistis di bawah instruksi yang jelas dan batasan waktu yang ketat, memastikan bahwa setiap keputusan mencerminkan kompetensi asli dan bukan respons yang diidealkan.

Hasil

Wawasan yang Dapat Ditindaklanjuti untuk Keputusan HR yang Berisiko Tinggi

Asesmen ini memberikan output yang terstruktur dan siap digunakan untuk pengambilan keputusan:

Tingkat Kemahiran Individu

Penguasaan kompetensi dipetakan melalui Level 1 hingga 5

Selaras dengan peran organisasi:

  • Supervisor
  • Assistant Manager
  • Manager

Kesesuaian Pekerjaan & Penyelarasan Peran**

Perbandingan objektif antara profil kompetensi individu dan persyaratan peran.

Mendukung keputusan yang tepat untuk:

  • Seleksi talenta
  • Rotasi pekerjaan
  • Promosi manajerial

Dampak Bisnis

  • Evaluasi manajerial berbasis perilaku yang objektif
  • Mengurangi risiko ketidakcocokan promosi dan penempatan
  • Identifikasi jelas terhadap kesiapan kepemimpinan dan celah pengembangan
  • Pengalaman asesmen yang efisien dengan durasi rata-rata sekitar 60 menit