Mengapa Pengembang Game Lebih Unggul dalam Menyediakan Solusi Gamifikasi

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Mengapa Pengembang Game Lebih Unggul dalam Menyediakan Solusi Gamifikasi | Gamification 101 | Level Up powered by Agate Telah banyak pembahasan seputar komunitas akademik mengenai penggunaan media hiburan dalam penilaian, pelatihan, ataupun aktivitas keseluruhan suatu organisasi untuk mencapai tujuan melalui gamifikasi. Efektivitas pendekatan ini telah menjadi topik perdebatan sejak awal pengaplikasian gamifikasi. Pada studi sebelumnya, gamifikasi menunjukkan hasil yang kurang menjanjikan. Namun, seiring berjalannya metode dan pengembangan aplikasi gamifikasi, studi gamifikasi terbaru telah menunjukkan keberhasilannya untuk mencapai hasil yang diinginkan. Evaluasi studi-studi terbarukan telah menyimpulkan bahwa penggunaan elemen permainan dapat menghasilkan hasil yang luar biasa dalam mencapai tujuan perusahaan. Namun, dari keberhasilan tersebut, masih menyisakan satu pertanyaan besar yang masih belum terjawab sampai saat ini: Penyedia layanan gamifikasi mana yang dapat memberikan hasil tersebut?   Untuk menggamifikasi proses bisnis, mengandalkan pengembang game telah terbukti menghasilkan hasil yang diinginkan karena pengembang game memiliki pengetahuan, kemampuan, dan sumber daya untuk membuat kegiatan dan hiburan yang sejalan dengan tujuan utama gamifikasi: untuk memberikan kesenangan, keterlibatan, dan kepuasan pada kegiatan. Pada akhirnya, permainan dirancang untuk memberikan hiburan yang menyenangkan untuk semua usia.   Pengembang game menciptakan video game atau permainan perangkat lunak untuk berbagai platform dan genre. Mereka memiliki keterampilan dan keahlian untuk merancang dan mengembangkan solusi permainan interaktif dan imersif yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan tertentu.   Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengapa pengembang game merupakan pilihan ideal untuk membuat solusi ter-gamifikasi, keuntungan memilih pengembang game untuk gamifikasi, dan bagaimana memilih pengembang game yang tepat untuk proyek gamifikasi Anda.  Mengapa Pengembang Game Adalah Pilihan Terbaik untuk Menciptakan Solusi Gamifikasi Pengembang game memiliki seperangkat keterampilan dan pengetahuan yang unik yang membuat mereka ideal untuk menciptakan solusi ter-gamifikasi. Berikut beberapa alasan mengapa pengembang game adalah pilihan terbaik untuk gamifikasi:    Profesional di bidang pengembangan game memiliki pemahaman komprehensif tentang prinsip desain game. Prinsip-prinsip ini diterapkan pada berbagai konteks dan audiens untuk menciptakan pengalaman bermain yang menarik. Pemanfaatan elemen dan mekanika permainan, seperti tujuan, aturan, pilihan, tindakan, hasil, dan umpan balik, memungkinkan pengembang untuk menanamkan rasa otonomi, penguasaan, dan tujuan pada pengguna.    Pengembang game tahu cara menggunakan teknologi dan alat untuk menciptakan pengalaman bermain. Mereka memiliki keterampilan teknis dan pengetahuan untuk menggunakan berbagai mesin permainan, kerangka kerja, bahasa, dan perangkat lunak untuk menciptakan aplikasi permainan untuk berbagai platform dan perangkat. Mereka juga tahu cara mengoptimalkan kinerja, kegunaan, dan aksesibilitas aplikasi permainan mereka, serta cara mengintegrasikannya dengan sistem dan layanan lain, seperti analitik, media sosial, atau komputasi awan.    Selain itu, pengembang game memiliki pengalaman dalam pengujian dan iterasi karya mereka. Mereka menggunakan berbagai teknik dan alat, termasuk pembuatan prototipe, pengujian bermain, debugging, dan analitik, untuk melakukan penelitian, pengujian, dan evaluasi pengguna terhadap aplikasi mereka. Mereka terampil dalam mengumpulkan dan menganalisis umpan balik dan data pengguna, dan menggunakan informasi ini untuk terus menyempurnakan dan meningkatkan aplikasi mereka berdasarkan kebutuhan dan preferensi pengguna.  Keuntungan Memilih Pengembang Game untuk Gamifikasi Mengontrak pengembang game untuk gamifikasi dapat memberi Anda banyak manfaat untuk bisnis Anda, seperti:    Kualitas dan efektivitas yang lebih tinggi  Pengembang game dapat membuat solusi ter-gamifikasi yang tidak hanya menyenangkan dan menarik, tetapi juga sejalan dengan tujuan dan objektif bisnis Anda. Mereka dapat merancang dan mengembangkan solusi ter-gamifikasi yang disesuaikan dengan konteks, audiens, dan masalah spesifik Anda, dan dapat memberikan hasil dan dampak yang dapat diukur dan bermakna untuk bisnis Anda.    Biaya dan risiko proyek gamifikasi yang lebih rendah   Pengembang game dapat membantu Anda menghemat waktu dan uang dengan menggunakan keterampilan, pengetahuan, dan alat yang sudah ada untuk menciptakan solusi ter-gamifikasi. Mereka juga dapat membantu Anda menghindari kendala dan tantangan umum dalam gamifikasi, seperti penyederhanaan berlebihan, motivasi ekstrinsik, masalah etis, atau kelelahan pengguna, dengan menerapkan praktik terbaik dan standar desain dan pengembangan game.    Inovasi dan diferensiasi yang lebih tinggi untuk bisnis Anda   Pengembang game dapat membantu bisnis Anda membedakan diri dari pesaing dengan menawarkan pengalaman permainan yang unik dan berharga. Hal ini dapat menarik dan mempertahankan pangsa pasar pelanggan, karyawan, atau peserta didik yang lebih besar, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan dan kesuksesan bisnis Anda.  Cara Memilih Pengembang Game yang Tepat untuk Proyek Gamifikasi Anda Memilih pengembang game yang tepat untuk proyek gamifikasi Anda adalah krusial untuk kesuksesannya. Berikut beberapa tips dan kriteria untuk membantu Anda menemukan dan memilih pengembang game terbaik untuk proyek gamifikasi Anda:    Cari pengembang game yang memiliki pengalaman dan portofolio dalam pengembangan game dan gamifikasi. Anda ingin mencari pengembang game dengan rekam jejak dan portofolio terbukti dalam membuat game dan solusi ter-gamifikasi untuk berbagai konteks dan domain, seperti pendidikan, kesehatan, pemasaran, atau dampak sosial. Anda juga ingin melihat contoh solusi ter-gamifikasi sebelumnya mereka dan bagaimana mereka mencapai tujuan dan hasil yang diinginkan untuk klien dan pengguna mereka.    Cari pengembang game dengan keterampilan dan keahlian dalam desain dan pengembangan game. Anda ingin menyewa pengembang game dengan keterampilan dan keahlian untuk merancang dan mengembangkan solusi ter-gamifikasi menggunakan berbagai elemen dan mekanika permainan, serta teknologi dan alat untuk menciptakan aplikasi permainan untuk berbagai platform dan perangkat. Anda juga ingin melihat bukti proses desain dan pengembangan game mereka dan bagaimana mereka menguji dan mengulang aplikasi permainan mereka berdasarkan umpan balik dan data pengguna.    Cari pengembang game yang memiliki hasrat dan visi untuk gamifikasi. Anda ingin menyewa pengembang game dengan hasrat dan visi untuk gamifikasi yang membagikan nilai dan misi Anda. Anda juga ingin melihat bagaimana mereka mendekati gamifikasi dan apa prinsip dan filosofi desain dan pengembangan game mereka. Anda juga ingin melihat bagaimana mereka berkomunikasi dan berkolaborasi dengan Anda dan bagaimana mereka memahami dan mengatasi kebutuhan dan harapan Anda.  Kesimpulan Gamifikasi adalah cara yang kuat dan efektif untuk memotivasi dan melibatkan orang, serta untuk mencapai berbagai tujuan bisnis. Namun, gamifikasi tidaklah mudah, dan membutuhkan banyak keterampilan dan pengetahuan untuk membuat solusi ter-gamifikasi yang menyenangkan, menarik, dan efektif.   Itulah mengapa Anda membutuhkan seorang pengembang game untuk menggamifikasi proses bisnis Anda. Pengembang game… Continue reading Mengapa Pengembang Game Lebih Unggul dalam Menyediakan Solusi Gamifikasi

Implementing Effective Marketing Strategies with Gamification

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Implementing Effective Marketing Strategies with Gamification So far, marketing and social media for several brands often use urgency marketing to attract the attention of potential customers, and some even frequently use fear appeal strategies in advertising. However, these tactics are often considered disruptive and are beginning to be ignored or are the reason for the decrease in followers. This behavior is common among consumers, and business owners need to consider alternative ways to attract attention to their brand. By using gamification techniques similar to popular games, a brand can capture customers’ attention and keep them engaged for a longer period.   Utilizing marketing strategies with gamification can be a powerful tool to attract and retain loyal customers by providing an enjoyable experience. Here are ways you can use your marketing strategies with gamification.  What is Gamification Marketing? Gamification marketing is a marketing technique that uses game design elements, such as points, badges, leaderboards, and challenges, to make marketing more engaging and enjoyable for customers. The goal of gamification marketing is to increase customer engagement and loyalty by creating a more interactive and immersive experience for them. This technique can be used in various marketing channels, including social media, email marketing, mobile applications, and websites.    The key to the success of gamification lies in its ability to harness the basic human desires to compete, earn rewards, and achieve goals. This is to motivate customers to take desired actions by a brand, such as making product purchases, filling out surveys, or sharing the brand’s content on social media.    Gamification marketing efforts can include gamified loyalty programs, interactive quizzes, and more. Simple game elements can include:    Points  Users can earn points by winning games or every time they make a purchase. These points can be exchanged for discounts or free items.    Badge  Give badges to customers for achieving something.    Level  Acknowledge customer achievements by offering bigger rewards for saving more points.    Virtual currency  Your own currency to be used only in your store, then use it to reward frequent shoppers.    Leaderboard  Display player names and scores on your website or social media to encourage competition.    Countdown  Challenge players to complete tasks within a specific timeframe.    Progress bar  Show customer level progression to reach the next level.    Gamification marketing strategies are excellent for attracting consumer attention and also great for obtaining valuable data. You can offer attractive rewards in exchange for customer names and contact information. Or simply ask for their names so you can place them on the leaderboard. After collecting customer data, you can add them to your marketing email list so you can send them badges, newsletters, or discounts.    Gamification is very popular in marketing because it can inspire users to create and share user-generated content (UGC). Marketing strategies with gamification are indeed an effective way to attract customers and gather valuable data that can be used to enhance marketing efforts in building stronger customer relationships. Among many, one of the most popular strategies of gamification marketing is to offer rewards such as discounts, free products or services, or exclusive content in return for customer data.    By offering incentives that match the interests of the targeted audience, you can increase the potential to obtain customer contact information that they voluntarily provide. Another approach is to integrate gamification into the customer experience itself by creating a leaderboard or other points-based system. With this approach, customers will be motivated to participate and interact with the brand. These techniques create a sense of competition and community that can help build brand loyalty and encourage repeat purchases.    Once customer data is collected, you can use it to create marketing campaigns that appeal to specific customer segments. For example, by analyzing customer behavior and preferences, your brand can create personalized email campaigns that offer relevant content and promotions for each customer.    Overall, gamification marketing is an effective way to attract customers and gather valuable data that can be used to enhance marketing efforts and build stronger customer relationships.  Application of Gamification Marketing Strategies An example of the application of gamification in marketing strategies can be seen in Garuda Indonesia’s gamification marketing strategy. Research by Widyani found that Garuda Indonesia’s loyalty program was not attractive enough to consumers. Garuda Indonesia needs to maintain its loyalty program to attract more consumers. In addition, the frequent flyer program is one way to differentiate the products offered by the airline from its competitors.    Garuda Indonesia launched a mobile application with several offers for consumers. However, consumers still tend to choose other mobile applications. Garuda Indonesia marketers need an effective way to encourage consumers to participate in their loyalty program within their mobile application.    Then, Garuda Indonesia implemented gamification into its mobile application by using several game elements, such as points, badges, leaderboards, and challenges. Consumers can collect points every time they fly with Garuda Indonesia or its partner airlines. These points can be exchanged for free airline tickets or other facilities. Consumers can also earn special badges if they achieve certain goals, such as flying to new destinations or flying on specific days. The leaderboard displays consumer rankings based on the number of points they have. Challenges are missions that consumers must complete within a specific time frame to receive additional rewards.    As a result, gamification successfully increased consumer engagement and loyalty to Garuda Indonesia. Consumers felt more motivated and entertained when using the Garuda Indonesia mobile application. Consumers also felt more valued and recognized by Garuda Indonesia for earning points, badges, and rewards. Consumers became more loyal and flew with Garuda Indonesia more frequently than with other airlines.  Check out our gamification services page and contact us today. We are… Continue reading Implementing Effective Marketing Strategies with Gamification

Bagaimana Astra International Menggunakan Asesmen berbasis Game untuk Meningkatkan Analisis Perilaku Karyawan

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Bagaimana Astra International Menggunakan Asesmen berbasis Game untuk Meningkatkan Analisis Perilaku Karyawan Rekrutmen karyawan adalah proses yang sangat penting bagi organisasi, sebab proses ini menentukan kualitas dan kesesuaian tenaga kerja. Namun, metode penilaian kandidat yang tradisional, seperti tes tulis atau wawancara, memiliki banyak keterbatasan. Sebab, metode penilaian konvensional masih kurang akurat ataupun juga tidak relevan dengan persyaratan dan situasi pekerjaan. Selain itu, metode penilaian konvensional sering tidak mampu menggambarkan perilaku yang kompleks dan dinamis yang dibutuhkan organisasi tersebut.  Untuk mengatasi tantangan ini, Astra International berkolaborasi dengan Level Up untuk membuat alat asesmen berbasis game yang dapat mengevaluasi sifat perilaku calon karyawan secara menarik dan tentunya akurat.   Game tersebut bernama Astra Underwater Maze, dibuat untuk mengukur salah satu perilaku yang sangat penting bagi Astra International, yaitu ketekunan.  Ketekunan, atau kemampuan untuk terus berusaha adalah faktor kunci untuk mencapai tujuan dan mengatasi tantangan. Ketekunan juga berkaitan dengan perilaku lain yang diharapkan oleh sebuah organisasi, seperti pemecahan masalah, pengambilan keputusan, adaptabilitas, dan ketangguhan. Oleh karena itu, dengan menilai ketekunan, sebuah organisasi dapat memperoleh wawasan yang berguna untuk berbagai posisi dan tugas pekerjaan.  Tujuan Game Underwater Maze Tujuan utama dari membuat Astra Underwater Maze adalah untuk meningkatkan penilaian kandidat karyawan dengan meninggalkan tes tulis tradisional. Game tersebut bertujuan untuk menyediakan cara yang akurat untuk mengevaluasi perilaku tertentu, terutama ketekunan, melalui pengalaman yang interaktif dan menyenangkan.  Asesmen berbasis game adalah metode baru untuk mengukur hasil belajar dan perilaku menggunakan game digital sebagai media penilaian. Asesmen berbasis game memiliki beberapa keuntungan dibandingkan metode penilaian konvensional, seperti:  Menyediakan konteks yang autentik dan realistis yang sesuai dengan persyaratan dan kondisi pekerjaan  Memberikan umpan balik yang cepat dan sesuai dengan situasi yang meningkatkan pembelajaran dan motivasi  Mengumpulkan data yang kaya dan beragam yang mencerminkan tindakan, pilihan, strategi, dan proses kandidat  Melakukan penilaian secara tersembunyi yang menyisipkan penilaian dalam game tanpa mengganggu keseruan dan keterlibatan  Meningkatkan minat dan kepuasan yang mengurangi stres dan kebosanan saat tes  Dengan memanfaatkan keuntungan asesmen berbasis game ini, Astra International berharap dapat mencapai cara yang lebih efektif dan efisien untuk menilai ketekunan dan perilaku terkait dari kandidat.  Solusi Level Up Game Astra Underwater Maze dimainkan dengan mengendalikan kapal dari satu titik ke titik lain tanpa menabrak dinding labirin. Kapal akan bergerak secara otomatis, jadi pemain harus menentukan dengan tepat titik selanjutnya untuk pergerakan kapalnya. Gameplay ini dirancang untuk menguji kemampuan pemain untuk mengendalikan kapal tanpa kesalahan, hal ini dapat dijadikan sebagai indikator perilaku ketekunan para pemain.  Game ini terdiri dari tiga level dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Setiap level memiliki bentuk labirin, batas waktu, jumlah pos pemeriksaan, dan jumlah nyawa yang berbeda. Game ini juga memberikan umpan balik tentang kinerja pemain setelah setiap level, seperti jumlah kesalahan yang dibuat, waktu yang dibutuhkan, dan skor yang didapatkan.  Hasil game Astra Underwater Maze bisa digunakan sebagai penilaian tingkat ketekunan seseorang. Ketekunan didefinisikan sebagai “seberapa besar seseorang terus berusaha mencapai tujuan meskipun menghadapi kesulitan atau kegagalan”. Ketekunan juga dibagi menjadi empat sub-perilaku:   mau mencoba lagi;   bisa mengatasi kekecewaan;   meminta bantuan atau umpan balik; dan   bersemangat untuk menyelesaikan tugas.  Implementasi penilaian untuk Astra Underwater Maze mengumpulkan dan menganalisis data dari cara main game. Data ini antara lain:  Jumlah kesalahan yang dibuat oleh pemain di setiap level  Waktu yang dibutuhkan oleh pemain untuk menyelesaikan setiap level  Skor yang didapatkan oleh pemain di setiap level  Jumlah pemain mengulang atau keluar dari game  Data ini digunakan untuk menghitung skor ketekunan untuk setiap pemain, serta empat skor norma yang menunjukkan sub-perilaku ketekunan. Skor ketekunannya dari 0 sampai 100, dengan skor lebih tinggi berarti ketekunan lebih tinggi. Skor normanya dari 1 sampai 5, dengan skor lebih tinggi berarti sub-perilaku lebih tinggi.  Hasil Setelah mengumpulkan dan menganalisis data selama lebih dari tiga tahun, Pusat Rekrutmen Astra mendapatkan hasil yang penting. Hasil game tidak hanya memberikan skor ketekunan standar tetapi juga empat norma lainnya. Wawasan ini memberikan pemahaman yang lengkap tentang sifat perilaku kandidat, sehingga dapat membuat keputusan rekrutmen yang lebih baik. Keefektifan game ini dibuktikan melalui analisis kinerja selama setahun dari kandidat yang diterima.  Beberapa hasil penting dari game ini adalah:  Skor ketekunan pemainberkorelasi positif dengan kinerja akademik dan kemampuan berpikir kandidat, artinya ketekunan adalah tanda dari kemampuan dan kecerdasan umum  Skor ketekunan pemain juga berkorelasi positif dengan kinerja dan kepuasan kerja kandidat, artinya ketekunan dapat membuat karyawan sukses dan bahagia di pekerjaannya  Empat skor norma pemain menunjukkan pola perilaku yang berbeda-beda di antara kandidat, seperti berani mengambil risiko, mencari solusi, mengatur diri sendiri, dan percaya diri. Pola-pola ini dapat membantu mengenali kekuatan dan kelemahan kandidat, serta kecocokan mereka dengan berbagai posisi dan tugas pekerjaan  Hasil ini menunjukkan bagaimana game Astra Underwater Maze menyediakan sumber data tentang perilaku kandidat. Dengan menggunakan asesmen berbasis game, Astra International mampu mendapatkan wawasan mendalam tentang sifat-sifat ketekunan kandidat yang jauh lebih baik daripada yang dapat diberikan oleh tes standar. Selain itu, setelah membandingkan hasil permainan dengan kinerja karyawan yang sebenarnya, penilaian berbasis game Astra Underwater Maze terbukti akurat dalam menunjukkan hasil ketekunan karyawan, membuat penilaian berbasis game mampu memberikan penilaian yang tepat.  Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang gamifikasi dan bagaimana gamifikasi dapat bermanfaat bagi Anda atau organisasi Anda Lihat halaman layanan gamifikasi kami dan hubungi kami hari ini. Kami siap membantu Anda menciptakan pengalaman gamifikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.   All Posts All Mengapa Kita Perlu Gamification di dalam Marketing? February 28, 2024/ Mengapa Pengembang Game Lebih Unggul dalam Menyediakan Solusi Gamifikasi January 22, 2024/ Bagaimana Astra International Menggunakan Asesmen berbasis Game untuk Meningkatkan Analisis Perilaku Karyawan January 15, 2024/ Bagaimana Game Dapat Membuat Pelanggan Anda Lebih Menyukai Merek Anda? January 5, 2024/ Pentingnya Gamification Dalam Pembelajaran January 2, 2024/ Bagaimana Karyamas Meningkatkan Pengetahuan & Kualitas Kerja dengan Solusi Pembelajaran Inovatif December 18, 2023/ Batique: Tes Kecerdasan Berbasis Game Pertama di Indonesia December 14, 2023/ Peran Gamifikasi dalam Carbon Capture and… Continue reading Bagaimana Astra International Menggunakan Asesmen berbasis Game untuk Meningkatkan Analisis Perilaku Karyawan

Gamification’s Role in Carbon Capture and Storage

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Contact Edit Template Gamification’s Role in Carbon Capture and Storage At Level Up, powered by Agate, we’re committed to greener and more sustainable business practices. We believe games can be a powerful tool for education and awareness, especially concerning complex environmental issues. This belief led us to a unique opportunity to contribute to the global effort against climate change.  Our Participation in the International & Indonesia CCS Forum 2023 Thanks to our cooperation with the Ministry of Maritime and Investment Affairs of Indonesia, we were given the opportunity to be a part of the First International & Indonesia CCS Forum 2023. This forum brought together experts, policymakers, and stakeholders from around the world to discuss Carbon Capture and Storage (CCS), a critical technology in the fight against climate change.  Carbon Capture and Storage (CCS) Carbon Capture and Storage (CCS) is a process in which a relatively pure stream of carbon dioxide (CO2) from industrial sources is separated, treated, and transported to a long-term storage location. The aim is to reduce greenhouse gas emissions and thus mitigate climate change. As of 2022, about one-thousandth of global CO2 emissions are captured by CCS.   CCS is expected to play a crucial role in meeting global climate targets. Leading organizations including the International Energy Agency (IEA), International Renewable Energy Agency (IRENA), Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) have all produced long-term energy outlooks that rely on a rapid expansion of CCS in order to limit global temperature rise to 1.5°C.   Power plants fuelled by coal and gas continue to dominate the global electricity sector – they account for almost two-thirds of power generation. Power is the largest carbon emitter in the energy sector, creating almost 40% of global energy-related emissions. Despite the pressing need to confront the major causes of climate change, emissions in 2019 from the power sector were only slightly below their 2018 all-time high at 13.6 GtCO2 (gigatonnes of equivalent carbon dioxide).   Including carbon capture, utilization, and storage in the portfolio of technology options can reduce the total cost of power system transformation. Carbon capture technologies become more competitive in the power system when their flexibility, reliability, and carbon intensity are fully valued.   As a critical technology used to reduce carbon dioxide emissions from fossil-fueled power plants and other industrial activities, CCUS also helps to provide energy security by securing energy diversity and furthering investments made in existing infrastructure.  The Importance of UN’s Sustainable Development Goals (SDGs) The United Nations’ Sustainable Development Goals (SDGs) are a universal call to action to end poverty, protect the planet, and ensure that by 2030 all people enjoy peace and prosperity. They recognize that ending poverty and other deprivations must go hand-in-hand with strategies that improve health and education, reduce inequality, and spur economic growth – all while tackling climate change and working to preserve our oceans and forests.  Our Collaboration with CIFOR In line with these goals, we collaborated with the Center for International Forestry Research (CIFOR) to create an educational game about landscape development and its impact on CCS and the environment. The game is based on CIFOR’s highly-demanded tabletop game called “Landscape Game.” With our game development expertise, we transformed this tabletop game into an engaging software game.  The online board game lets players invest in various options on a given landscape and see the impact on the environment and the economy. It also teaches players about the role of policymakers in maintaining the sustainability of a landscape. We hope that our game can inspire and educate people about the potential and benefits of CCS for a green future.  Conclusion At Level Up, we believe in the power of gamification to make complex topics accessible and engaging. We’re proud to contribute to the global effort against climate change through our work. Remember, every action counts in our collective effort to reduce greenhouse gas emissions and mitigate climate change. Let’s level up our efforts for a greener future! If you want to create an impactful game like CIFOR’s Landscape Game, discuss with Level Up!  Check out our gamification services page and contact us today. We are ready to help you create a gamification experience that aligns with your needs and preferences.   Check out our gamification services page and contact us today. We are ready to help you create a gamification experience that aligns with your needs and preferences.    All Posts All Bagaimana Game Dapat Membuat Pelanggan Anda Lebih Menyukai Merek Anda? January 5, 2024/ Pentingnya Gamification Dalam Pembelajaran January 2, 2024/ Bagaimana Karyamas Meningkatkan Pengetahuan dan Kualitas Kerja Karyawan Lapangan dengan Solusi Pembelajaran Inovatif December 18, 2023/ Batique: Tes Kecerdasan Berbasis Game Pertama di Indonesia December 14, 2023/ Peran Gamifikasi dalam Carbon Capture and Storage (CCS) December 11, 2023/ Level Up Powered by Agate di What’s New? Summit 2023: Memaksimalkan ROI  December 7, 2023/ BPJS Kesehatan Bertemu Level Up: Workshop Strategi dan Desain Gamifikasi December 4, 2023/ Level Up Gamification Framework: Kerangka Kerja Inovatif Level Up December 1, 2023/ Apa itu Gamification dari Level Up? November 9, 2023/ Load More End of Content. All company names, brand names, trademarks, logos, illustrations, videos and any other intellectual property (Intellectual Property) published on this website are the property of their respective owners. Any non-authorized usage of Intellectual Property is strictly prohibited and any violation will be prosecuted under the law. © 2023 Agate. All rights reserved. Home Services Our Works Contact Gamification 101Case StudiesGamification for MarketingGamification for Learning Instagram Linkedin Twitter Facebook Youtube Edit Template

Boosting Return on Investment with Gamification

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Boosting Return on Investment with Gamification In today’s highly competitive business landscape, organizations constantly seek innovative ways to stand out and achieve a higher return on investment (ROI). One such strategy that has gained immense popularity in recent years is gamification. Gamification involves strategically integrating game elements and principles into business, marketing, or people strategies to drive engagement, customer loyalty, and ultimately, higher profitability. It’s not just about adding games; it’s about tapping into human psychology and motivation to achieve specific business objectives.  Conducting Market Research Before we get started, let us emphasize that conducting market research is the most significant contribution to any campaign. You may wonder why this is important. Market research serves a foundational purpose, helping us understand the motivation and pain points of our users. It also allows us to gather ideas sourced directly from our users. Moreover, we can evaluate the effectiveness of our digital marketing initiatives using A/B testing or other concept testing methodologies like smoke tests, especially when high-accuracy data is required. This involves creating a prototype or “dummy” product to test with a real audience. For instance, in the gaming industry, we can validate elements like concept art and game mechanics even before the game is published. We can measure the CTR or survey results after we release the smoke test. This way, we can learn about our target user preferences for the future.  Maximizing ROI in digital marketing Digital marketing is a vast field that offers many opportunities for businesses to reach and engage their customers. However, not all marketing activities are equally effective. To optimize your performance and ROI, you should follow these best practices:  Start small, experiment a lot: Before investing in a large-scale marketing campaign, you should test different channels and strategies on a small scale. This way, you can evaluate the results and learn what works best for your audience and goals.  Determine your key metric: Depending on your objective, you should choose one key metric to measure your success. It could be awareness, engagement, or conversion. Then, you should evaluate each activity based on its performance relative to this metric.  Invest in what works: Once you have identified the high-performing activities, you should allocate more budget and resources to them. This will help you scale up your results and achieve a higher ROI.  Iterate and refresh: Marketing is not a one-time activity. You should constantly monitor the market trends and customer feedback, and update your campaign accordingly. You should also try new ideas and innovations to keep your campaign fresh and relevant.  Digital marketing campaigns Content is the core of any digital marketing campaign. It is what attracts, informs, and persuades your customers to take action. To create engaging and effective content, you should consider these factors:  Personalization: Customers want to feel that you understand their needs and preferences. You should tailor your content to their interests, behaviors, and demographics. You can use data and analytics to segment your audience and create personalized messages for each group.  Customer journey mapping: Customers go through different stages before they make a purchase decision. You should map out their journey and identify their pain points, questions, and motivations at each stage. Then, you should create content that addresses their needs and guides them to the next step.  Gamification: Customers love to have fun and be rewarded. You can use gamification elements to make your content more interactive and enjoyable. For example, you can use quizzes, polls, challenges, leaderboards, badges, or rewards to increase engagement and loyalty.  Social media marketing campaigns Social media marketing is a powerful way to connect with your customers and grow your brand awareness. However, it can also be challenging to measure its impact on your bottom line. To calculate the return on investment of your social media marketing campaigns, you should follow these steps:  Define your goals: What do you want to achieve with your social media marketing? Is it to increase traffic, leads, sales, or customer satisfaction? You should set clear and specific goals that are aligned with your business objectives.  Track your metrics: How will you measure your progress toward your goals? You should choose the relevant metrics that reflect your performance. For example, if you aim to increase traffic, you should track metrics such as impressions, clicks, or visits. If your goal is to increase sales, you should track metrics such as conversions, revenue, or profit.  Calculate your costs: How much do you spend on your social media marketing? You should include all the direct and indirect costs associated with your campaign. For example, you should consider the costs of tools, platforms, ads, content creation, staff time, or outsourcing.  Compare your costs and benefits: How much do you earn from your social media marketing? You should compare the revenue generated by your campaign to the costs incurred by it. Then, you should use this formula to calculate your return on investment:  ROI = (Revenue – Cost) / Cost x 100%  This will give you a percentage that indicates how much profit you make for each money you spend on social media marketing.  Best practices for maximizing ROI Digital marketing is a competitive and dynamic field that requires constant innovation and optimization. To stand out from the crowd and achieve your goals, you should follow these best practices:  Gamified loyalty programs: Reward your users for their consistent engagement, purchases, or referrals using game mechanics. This will increase their motivation, retention, and advocacy for your brand. For example, you can use points, badges, levels, leaderboards, or rewards to gamify your loyalty program.  Data-driven decisions: Use analytics tools to understand your user behavior and refine your marketing strategies accordingly. This will help you identify your strengths, weaknesses, opportunities, and threats, and make… Continue reading Boosting Return on Investment with Gamification

Bagaimana Game Dapat Membuat Pelanggan Anda Lebih Menyukai Merek Anda?

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Bagaimana Game Dapat Membuat Pelanggan Anda Lebih Menyukai Merek Anda? Hal itulah yang ingin dieksplorasi oleh peneliti, Nannan Xi dan Juho Hamari. Mereka mensurvei 824 pengguna dari dua komunitas brand dengan aktivitas online yang di-gamifikasi di dalamnya: Xiaomi dan Huawei.  Menurut penelitian mereka yang berjudul, “Does gamification affect brand engagement and equity? A study in online brand communities”, menemukan bahwa berbagai bagian permainan, seperti lencana, tantangan, misi, dan tujuan, dapat membuat orang dan komunitas lebih tertarik pada brand Anda dengan cara yang berbeda (secara emosional, kognitif, dan sosial). Mereka juga menemukan bahwa jika pengguna lebih menyukai brand Anda dan lebih mengenal brand Anda, kecenderungan untuk membeli mereka akan meningkat. Ini menandakan bahwa game adalah cara yang bagus untuk meningkatkan keterlibatan dan ekuitas merek Anda.  Walaupun begitu, tidak semua game itu sama. Anda perlu merancang game yang sesuai dengan tujuan brand dan kebutuhan pelanggan Anda.    Apa saja jenis-jenis game yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan keterlibatan dan ekuitas merek Anda? Berdasarkan penelitian Xi dan Hamari, ada tiga jenis fitur game yang berbeda:  Fitur pencapaian: Fitur ini memberikan penghargaan kepada pengguna atas usaha atau prestasi mereka dalam melakukan aktivitas terkait brand. Contohnya adalah lencana, poin, level, peringkat, dll. Fitur ini dapat meningkatkan keterlibatan emosional (perasaan positif terhadap brand), keterlibatan kognitif (pemikiran tentang brand), dan keterlibatan sosial (interaksi dengan orang lain tentang brand) pengguna.  Fitur interaksi sosial: Fitur ini memfasilitasi pengguna untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan pengguna lain dalam komunitas brand. Contohnya adalah forum diskusi, chat, grup, dll. Fitur ini dapat meningkatkan keterlibatan sosial pengguna.  Fitur imersi: Fitur ini memberikan pengalaman yang menarik dan menyenangkan kepada pengguna dalam melakukan aktivitas terkait brand. Contohnya adalah cerita, karakter, grafik, suara, dll. Fitur ini dapat meningkatkan keterlibatan sosial pengguna.   Bagaimana cara mengukur dampak game terhadap keterlibatan dan ekuitas merek? Menurut Xi dan Hamari, ada beberapa indikator yang dapat Anda gunakan:  Keterlibatan emosional: Seberapa sering Anda merasa senang, bangga, atau puas saat menggunakan produk atau layanan dari brand?  Keterlibatan kognitif: Seberapa sering Anda memikirkan atau mencari informasi tentang produk atau layanan dari brand?  Keterlibatan sosial: Seberapa sering Anda berbicara atau mendengarkan orang lain tentang produk atau layanan dari brand?  Kesadaran merek: Seberapa mudah Anda mengenali atau mengingat produk atau layanan dari brand?  Asosiasi merek: Apa saja hal-hal positif yang Anda hubungkan dengan produk atau layanan dari brand?  Loyalitas merek: Seberapa besar kemungkinan Anda akan membeli produk atau layanan dari brand lagi di masa depan?   Dengan menggunakan indikator-indikator ini, kita dapat mengetahui seberapa besar pengaruh game terhadap keterlibatan dan ekuitas merek Anda.  Apa saja manfaat game bagi bisnis Anda? Berdasarkan hasil penelitian Xi dan Hamari, ada beberapa manfaat yang dapat kita peroleh:  Meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan brand Anda: Pelanggan yang terlibat secara emosional, kognitif, dan sosial dengan brand Anda akan lebih puas, setia, dan menjadi advokat bagi brand Anda.  Meningkatkan ekuitas merek Anda: Pelanggan yang memiliki kesadaran merek yang tinggi, asosiasi merek yang positif, dan loyalitas merek yang kuat akan memberikan nilai lebih bagi bisnis Anda.  Meningkatkan penjualan produk atau layanan Anda: Pelanggan yang terlibat dan memiliki ekuitas merek yang tinggi akan lebih cenderung untuk membeli produk atau layanan Anda, baik secara langsung maupun tidak langsung.   Jadi, game bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga strategi pemasaran yang efektif. Dengan menggunakan game, kita dapat membuat pelanggan kita lebih menyukai brand dan meningkatkan bisnis kita. Namun, Anda juga perlu memperhatikan desain dan implementasi game yang sesuai dengan tujuan dan target Anda.    Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang gamifikasi dan bagaimana gamifikasi dapat bermanfaat bagi Anda atau organisasi Anda Lihat halaman layanan gamifikasi kami dan hubungi kami hari ini. Kami siap membantu Anda menciptakan pengalaman gamifikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.   All Posts All Mengapa Kita Perlu Gamification di dalam Marketing? February 28, 2024/ Mengapa Pengembang Game Lebih Unggul dalam Menyediakan Solusi Gamifikasi January 22, 2024/ Bagaimana Astra International Menggunakan Asesmen berbasis Game untuk Meningkatkan Analisis Perilaku Karyawan January 15, 2024/ Bagaimana Game Dapat Membuat Pelanggan Anda Lebih Menyukai Merek Anda? January 5, 2024/ Pentingnya Gamification Dalam Pembelajaran January 2, 2024/ Bagaimana Karyamas Meningkatkan Pengetahuan & Kualitas Kerja dengan Solusi Pembelajaran Inovatif December 18, 2023/ Batique: Tes Kecerdasan Berbasis Game Pertama di Indonesia December 14, 2023/ Peran Gamifikasi dalam Carbon Capture and Storage (CCS) December 11, 2023/ Level Up Powered by Agate di What’s New? Summit 2023: Memaksimalkan ROI  December 7, 2023/ Load More End of Content. All company names, brand names, trademarks, logos, illustrations, videos and any other intellectual property (Intellectual Property) published on this website are the property of their respective owners. Any non-authorized usage of Intellectual Property is strictly prohibited and any violation will be prosecuted under the law. © 2023 Agate. All rights reserved. Home Services Our Works Contact Gamification 101Case StudiesGamification for MarketingGamification for Learning Instagram Linkedin Twitter Facebook Youtube Edit Template

Pentingnya Gamifikasi dalam Pembelajaran | Gamification 101 | Level Up powered by Agate

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Pentingnya Gamification Dalam Pembelajaran Pembelajaran adalah salah satu kegiatan yang penting bagi setiap individu maupun organisasi. Namun, tidak jarang kita menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran, seperti kurangnya motivasi, keterbatasan waktu, ataupun kesulitan dalam memahami materi. Bagaimana cara mengatasi tantangan-tantangan ini? Salah satu jalan keluarnya adalah dengan gamifikasi. Gamifikasi, atau gamification dalam pembelajaran bisa membantu kita belajar dengan cara yang menyenangkan dan efisien. Bagaimana gamification bisa membantu kita?    Gamification dalam konteks pembelajaran disebut sebagai pembelajaran yang di-gamifikasi.Dalam beberapa tahun terakhir, konsep gamifikasi, yang didefinisikan sebagai “penggunaan elemen desain game dalam konteks non-game,” telah mendapatkan banyak perhatian dan minat di dunia akademis dan praktisi, dengan pendidikan sebagai salah satu bidang utama dalam meneliti gamifikasi. Motivasi dan perhatian yang tinggi ini telah membuat gamifikasi menjadi metode yang sangat menjanjikan untuk konteks instruksional. Adapun beberapa pakar yang telah mencoba untuk menjelaskan hubungan antara gamifikasi dan pembelajaran dengan memberikan kerangka kerja seperti teori pembelajaran gamifikasi. Teori ini mendefinisikan empat komponen:   Konten instruksional Materi atau isi yang ingin disampaikan kepada peserta didik. Konten instruksional harus sesuai dengan tujuan pembelajaran dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Gamifikasi tidak bisa menggantikan konten instruksional, tetapi hanya bisa mendukungnya. Oleh karena itu, konten instruksional yang berkualitas adalah syarat utama untuk gamifikasi yang efektif.  Perilaku dan sikap Tindakan atau reaksi yang ditunjukkan oleh peserta didik saat mengikuti gamifikasi. Perilaku dan sikap ini bisa berupa motivasi, keterlibatan, kerjasama, kompetisi, kesenangan, dll. Gamifikasi bertujuan untuk mempengaruhi perilaku dan sikap ini agar sesuai dengan tujuan pembelajaran.  Karakteristik permainan Unsur-unsur desain game yang digunakan dalam gamifikasi. Karakteristik permainan ini harus dipilih dan disesuaikan dengan konten instruksional, perilaku dan sikap, dan hasil pembelajaran yang diinginkan  Hasil pembelajaran Dampak yang diharapkan dari gamifikasi. Hasil pembelajaran ini bisa berupa pengetahuan, keterampilan, sikap, atau nilai yang diperoleh oleh peserta didik setelah mengikuti gamifikasi. Hasil pembelajaran ini harus diukur dan dievaluasi untuk mengetahui efektivitas gamifikasi. Hasil pembelajaran ini dipengaruhi oleh konten instruksional dan perilaku dan sikap peserta didik.  Teori ini mengusulkan bahwa konten instruksional secara langsung mempengaruhi hasil pembelajaran serta perilaku peserta didik. Hal ini dikarenakan gamifikasi bukan berarti mengubah pembelajaran menjadi permainan, tetapi menambahkan fitur-fitur yang biasa kita temukan di permainan. Tujuan dari gamifikasi adalah untuk secara langsung mempengaruhi perilaku dan sikap yang relevan dengan pembelajaran. Dengan itu, gamifikasi bisa memperkuat hubungan antara konten instruksional dan hasil pembelajaran dengan mempengaruhi perilaku dan sikap peserta didik. Misalnya, gamifikasi bisa membuat peserta didik lebih menguasai materi, lebih mahir dalam menyelesaikan masalah, lebih positif dalam menyikapi pembelajaran ataupun lebih menghargai proses daripada hasil.  Gamifikasi dapat membantu Anda dan peserta didik Anda dengan berbagai cara, seperti:  Membuat peserta didik tertarikPembelajaran yang menyenangkan dan interaktif membuat peserta didik lebih termotivasi dan berpartisipasi aktif dalam penilaian. Ini karena, gamifikasi dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa. Motivasi intrinsik dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas belajar siswa, serta kesejahteraan psikologis mereka. Gamifikasi dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa. Mampu menyerap dan mengingat pengetahuan lebih baikPembelajaran dengan gamifikasi akan menggunakan teknik seperti kuis, tantangan, dan simulasi untuk membuat pembelajaran aktif dan mudah diingat. Kegiatan interaktif dari gamifikasi membantu siswa mengingat dan menerapkan konsep yang dipelajari dengan baik, sehingga peserta didik dapat mengingat dan menerapkan apa yang mereka pelajari dengan lebih efektif.  Menghemat waktu pelatihan Gamifikasi bersifat efisien. Hal ini dikarenakan seluruh proses pembelajaran bisa dipersonalisasi untuk pembelajaran konvensional menjadi lebih cepat dan lebih efektif. Peserta didik dapat menyelesaikan pembelajaran sesuai dengan kecepatan yang dapat ditentukan, dan umpan balik gamifikasi bersifat instan atau cepat dengan menggunakan gamifikasi.  Memotivasi untuk melakukan perbaikan   Pembelajaran gamifikasi selalu menunjukkan kemajuan, pencapaian, ataupun penghargaan. Hal ini mendorong peserta didik untuk menantang diri mereka untuk terus meningkatkan hasil mereka.  Memberikan lingkungan pembelajaran yang aman   Pembelajaran gamifikasi, khususnya pembelajaran yang ditawarkan Level Up menggunakan simulasi game. Hal ini memberikan lingkungan yang aman tanpa risiko bagi peserta didik untuk berlatih keterampilan dan pengambilan keputusan. Peserta didik dapat belajar dari kesalahan mereka tanpa ada dampak di dunia nyata, seperti pelatihan dan pembelajaran menggunakan mesin besar ataupun alat berat.  Mengumpulkan data lebih baik   Penilaian yang mengumpulkan data tentang hasil dan perilaku peserta didik memberikan wawasan kepada pelatih dan administrator tentang kemajuan, kesenjangan pengetahuan, dan efektivitas pelatihan secara keseluruhan.  Meningkatkan tingkat kelulusan  Penilaian yang menarik membuat peserta didik ingin menyelesaikan pelatihan. Peserta didik tidak akan berhenti dari program karena bosan atau kurang tertarik.  Akses mudah dan praktis   Pembelajaran yang dapat diakses secara online atau melalui perangkat seluler memberikan kemudahan kepada peserta didik untuk mengambil penilaian kapan saja dan di mana saja, asalkan mereka memiliki koneksi internet.  Untuk gamifikasi dalam penilaian pembelajaran, dapat memberi manfaat bagi organisasi dan peserta didik. Gamifikasi dapat membuat penilaian lebih menyenangkan, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.  Solusi Pembelajaran Level Up powered by Agate Jika Anda tertarik untuk menggunakan gamifikasi dalam pembelajaran Anda, Level Up powered by Agate menawarkan berbagai solusi pembelajaran gamifikasi yang dapat membantu organisasi Anda mencapai tujuan dan sasaran pembelajaran Anda. Berikut adalah beberapa solusi pembelajaran gamifikasi yang ditawarkan oleh Level Up:  Gamified Learning Applications Aplikasi pembelajaran berbasis gamifikasi adalah aplikasi yang menggunakan unsur-unsur permainan, seperti tantangan, hadiah, poin, dan papan peringkat, untuk meningkatkan keterlibatan dan efektivitas pembelajaran. Aplikasi ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan pembelajaran, seperti bahasa asing, keterampilan lunak, keterampilan teknis, dan pengetahuan umum.  Gamified Training Applications Aplikasi pelatihan berbasis gamifikasi adalah aplikasi yang menggunakan simulasi permainan untuk melatih peserta didik dalam situasi nyata atau fiktif yang berkaitan dengan pekerjaan mereka. Aplikasi ini dapat membantu meningkatkan kinerja, produktivitas, dan keselamatan peserta didik dengan memberikan umpan balik langsung, jalur pembelajaran yang dipersonalisasi, dan lingkungan pembelajaran yang aman.  Game – Based Assessment Penilaian berbasis permainan adalah penilaian yang menggunakan teknologi permainan untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, kepribadian, motivasi, dan kompetensi peserta didik atau kandidat. Penilaian ini dapat memberikan gambaran yang lebih akurat dan holistik tentang potensi peserta didik atau kandidat daripada penilaian tradisional, seperti tes kepribadian atau kemampuan.  Immersive VR Training Simulations… Continue reading Pentingnya Gamifikasi dalam Pembelajaran | Gamification 101 | Level Up powered by Agate

Why Game Developers Can Better Create Effective Gamified Solutions

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Why Game Developers Can Better Create Effective Gamified Solutions There have been numerous discussions within the academic community about the use of entertainment mediums in an organization’s assessments, training, and overall activities to achieve their goals through gamification. The effectiveness of this approach has been a topic of debate since its inception. While earlier studies showed less promising results, recent gamification studies have demonstrated success in achieving desired outcomes. Evaluations have concluded that using game elements can yield remarkable results in accomplishing company objectives. However, a key question remains: which type of gamification service providers can deliver such results? To gamify your business processes, relying on game developers has shown the desired outcome as game developers possess the knowledge, capability, and resources to create activities and entertainment that align with the primary purpose of gamification: to bring fun, engagement, and satisfaction to activities. After all, games are designed to provide enjoyable entertainment for all ages. Game developers create video games or software games for various platforms and genres. They have the skills and expertise to design and develop interactive and immersive game solutions tailored to specific needs and objectives. In this article, we will explain why game developers are an ideal choice for creating gamified solutions, the advantages of choosing game developers for gamification, and how to choose the right game developer for your gamification project. Why Game Developers Are the Best Choice for Creating Gamified Solutions Game developers have a unique set of skills and knowledge that make them ideal for creating gamified solutions. Here are some of the reasons why game developers are the best choice for gamification:  Professionals in the field of game development possess a comprehensive understanding of the principles of game design. These principles are applied to various contexts and audiences to create engaging gaming experiences. The utilization of game elements and mechanics, such as goals, rules, choices, actions, outcomes, and feedback, allows developers to instill a sense of autonomy, mastery, and purpose in users.  Game developers know how to use technology and tools to create game experiences. They have the technical skills and knowledge to use various game engines, frameworks, languages, and software to create game applications for different platforms and devices. They also know how to optimize the performance, usability, and accessibility of their game applications, as well as how to integrate them with other systems and services, such as analytics, social media, or cloud computing.  Furthermore, game developers are experienced in testing and iterating their creations. They employ a range of techniques and tools, including prototyping, playtesting, debugging, and analytics, to conduct user research, testing, and evaluation of their applications. They are skilled in collecting and analyzing user feedback and data and utilize this information to continually refine and improve their applications based on user needs and preferences.  The Advantages of Hiring Game Developers for Gamification Hiring game developers for gamification can bring you many benefits for your business, such as:  Higher quality and effectiveness   Game developers can create gamified solutions that are not only fun and engaging, but also aligned with your business goals and objectives. They can design and develop gamified solutions that are tailored to your specific context, audience, and problem, and that can deliver measurable and meaningful outcomes and impacts for your business.  Lower cost and risk of your gamification project   Game developers can help you save time and money by using their existing skills, knowledge, and tools to create gamified solutions. They can also help you avoid common pitfalls and challenges of gamification, such as over-simplification, extrinsic motivation, ethical issues, or user fatigue, by applying best practices and standards of game design and development.  Higher innovation and differentiation of your business.   Game developers can help your business distinguish itself from competitors by offering unique and valuable game experiences. This can attract and retain a larger customer base, employees, or learners, thereby contributing to the growth and success of your business.  How to Choose the Right Game Developer for Your Gamification Project Choosing the right game developer for your gamification project is crucial for its success. Here are some tips and criteria to help you find and select the best game developer for your gamification project:  Look for game developers who have experience and portfolio in both game development and gamification. You want to look for game developers with a proven track record and portfolio in creating games and gamified solutions for various contexts and domains, such as education, health, marketing, or social impact. You also want to see examples of their previous gamified solutions and how they achieved the desired goals and outcomes for their clients and users.  Look for game developers with skills and expertise in game design and development. You want to hire game developers with the skills and expertise to design and develop gamified solutions using various game elements and mechanics, as well as the technology and tools to create game applications for different platforms and devices. You also want evidence of their game design and development process and how they test and iterate their game applications based on user feedback and data.  Look for game developers who have passion and vision for gamification. You want to hire game developers with passion and vision for gamification who share your values and mission. You also want to see how they approach gamification and what are their principles and philosophy of game design and development. You also want to see how they communicate and collaborate with you and how they understand and address your needs and expectations.  Conclusion Gamification is a powerful and effective way to motivate and engage people, and to achieve various business goals. However, gamification is not easy, and it requires a lot of skills and knowledge to create gamified… Continue reading Why Game Developers Can Better Create Effective Gamified Solutions

Bagaimana Karyamas Meningkatkan Pengetahuan & Kualitas Kerja dengan Solusi Pembelajaran Inovatif

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Bagaimana Karyamas Meningkatkan Pengetahuan & Kualitas Kerja dengan Solusi Pembelajaran Inovatif Karyawan lapangan adalah aset yang sangat berharga bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit, sebab mereka bertanggung jawab untuk menjaga produktivitas dan kesehatan tanaman. Namun, tantangan yang dihadapi oleh karyawan lapangan adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) di perkebunan. Hal ini dapat berdampak negatif pada kualitas kerja dan hasil panen. Selain itu, metode pembelajaran yang konvensional sering tidak efektif untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan praktis karyawan. Karyamas, yang merupakan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia memiliki tantangan untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas kerja karyawan lapangan mereka, yang bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan dan produktivitas pohon kelapa sawit. Untuk mengatasi tantangan ini, Karyamas bekerja sama dengan Level Up untuk mengembangkan solusi pembelajaran yang inovatif berupa game simulasi mobile yang mensimulasikan SOP di perkebunan kelapa sawit. Gim ini dirancang untuk menjadi menyenangkan, interaktif, dan realistis. Game ini memungkinkan karyawan untuk belajar dan berlatih SOP di lingkungan yang aman dan menarik, sambil mendapatkan umpan balik dan bimbingan secara langsung. Gim ini juga melacak dan mengukur kinerja dan kemajuan karyawan, memberikan wawasan berharga untuk perbaikan. Game ini dirancang untuk menjadi simulasi yang menyenangkan dan interaktif, yang memungkinkan karyawan untuk belajar dan berlatih SOP di lingkungan yang aman dan menarik, sambil mendapatkan umpan balik dan bimbingan secara langsung. Game ini juga melacak dan mengukur kinerja dan kemajuan karyawan, memberikan wawasan berharga untuk perbaikan. Implementasi solusi pembelajaran inovatif ini telah menghasilkan dampak yang signifikan sesuai dengan tujuan awal untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas kerja di antara karyawan lapangan Karyamas. Adopsi pendekatan yang menarik dan interaktif ini telah terbukti sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan kinerja keseluruhan karyawan. Berikut adalah beberapa hasil dan dampak yang dicapai oleh Karyamas melalui solusi pembelajaran berbasis game ini: Peningkatan Akuisisi Pengetahuan: Game simulasi mobile ini telah berhasil memfasilitasi akuisisi pengetahuan penting terkait prosedur perkebunan dan faktor-faktor produktivitas. Melalui skenario interaktif dan pengambilan keputusan secara real-time, karyawan telah mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang aspek-aspek kunci yang mempengaruhi pekerjaan mereka. Peningkatan Keterlibatan dan Partisipasi: Sifat gim yang menarik telah meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif karyawan. Dengan mengasumsikan peran sebagai manajer perkebunan, karyawan termotivasi untuk menjelajahi berbagai strategi dan skenario, menumbuhkan pengalaman belajar yang proaktif. Penerapan Praktis dari Pembelajaran: Struktur game, yang melibatkan interaksi dengan objek di lapangan dan menjawab pertanyaan terkait prosedur, telah memungkinkan karyawan untuk menerapkan pengetahuan teoritis ke situasi praktis. Jembatan antara teori dan aplikasi ini telah menghasilkan peningkatan kinerja di tempat kerja. Umpan Balik dan Penilaian Real-time: Format pertanyaan dan jawaban dari gim ini memberikan umpan balik dan penilaian secara real-time, memungkinkan karyawan untuk menilai pemahaman mereka tentang prosedur perkebunan. Umpan balik segera membantu dalam mengidentifikasi area perbaikan dan menangani kesalahpahaman dengan cepat. Aksesibilitas Offline dan Sinkronisasi Data: Kemampuan bermain offline dari game ini menjamin pembelajaran berkelanjutan bahkan di lokasi terpencil tanpa konektivitas jaringan. Fitur sinkronisasi otomatis meningkatkan pengalaman pengguna dengan memungkinkan pengumpulan data dan pembaruan konten saat terhubung ke jaringan, memastikan penyampaian konten yang terbaru dan relevan. Pelacakan Kemajuan yang Dapat Dikuantifikasi: Mekanisme penangkapan data dari gim ini memungkinkan pelacakan kemajuan dan kinerja setiap karyawan. Karyamas dapat mengukur peningkatan melalui metrik seperti tingkat penyelesaian, respons benar, dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan skenario. Solusi yang Dapat Diskalakan dan Disesuaikan: Desain game mobile yang dapat disesuaikan memungkinkan untuk memasukkan konten baru, memastikan relevansi dan pembelajaran berkelanjutan. Skalabilitas ini memberikan Karyamas dengan fleksibilitas untuk menangani kebutuhan pelatihan yang berkembang. Dampak Positif pada Kualitas Kerja: Pengalaman belajar holistik yang disediakan oleh gim ini telah berubah menjadi peningkatan kualitas kerja yang nyata di antara karyawan lapangan Karyamas. Pengetahuan yang diperoleh dan keterampilan praktis yang diasah melalui gim ini telah berpengaruh positif pada tugas sehari-hari dan produktivitas keseluruhan. Implementasi solusi pembelajaran inovatif berupa gim simulasi mobile ini telah terbukti menjadi strategi yang efektif untuk Karyamas. Dengan meningkatkan akuisisi pengetahuan, keterlibatan, penerapan praktis, dan penilaian real-time, solusi ini telah meningkatkan kualitas kerja dan produktivitas di antara karyawan lapangan Karyamas, sejalan dengan tujuan awal. Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang gamifikasi dan bagaimana gamifikasi dapat bermanfaat bagi Anda atau organisasi Anda Lihat halaman layanan gamifikasi kami dan hubungi kami hari ini. Kami siap membantu Anda menciptakan pengalaman gamifikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.   All Posts All Mengapa Kita Perlu Gamification di dalam Marketing? February 28, 2024/ Mengapa Pengembang Game Lebih Unggul dalam Menyediakan Solusi Gamifikasi January 22, 2024/ Bagaimana Astra International Menggunakan Asesmen berbasis Game untuk Meningkatkan Analisis Perilaku Karyawan January 15, 2024/ Bagaimana Game Dapat Membuat Pelanggan Anda Lebih Menyukai Merek Anda? January 5, 2024/ Pentingnya Gamification Dalam Pembelajaran January 2, 2024/ Bagaimana Karyamas Meningkatkan Pengetahuan & Kualitas Kerja dengan Solusi Pembelajaran Inovatif December 18, 2023/ Batique: Tes Kecerdasan Berbasis Game Pertama di Indonesia December 14, 2023/ Peran Gamifikasi dalam Carbon Capture and Storage (CCS) December 11, 2023/ Level Up Powered by Agate di What’s New? Summit 2023: Memaksimalkan ROI  December 7, 2023/ Load More End of Content. All company names, brand names, trademarks, logos, illustrations, videos and any other intellectual property (Intellectual Property) published on this website are the property of their respective owners. Any non-authorized usage of Intellectual Property is strictly prohibited and any violation will be prosecuted under the law. © 2023 Agate. All rights reserved. Home Services Our Works Contact Gamification 101Case StudiesGamification for MarketingGamification for Learning Instagram Linkedin Twitter Facebook Youtube Edit Template

Batique: Tes Kecerdasan Berbasis Game Pertama di Indonesia

Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Home Services Our Works Gamification 101 Case Studies Turnkey Contact Edit Template Batique: Tes Kecerdasan Berbasis Game Pertama di Indonesia Di era di mana tantangan kognitif menjadi semakin kompleks, penting untuk memahami dan mengoptimalkan kemampuan kognitif. Bagi banyak orang, khususnya orang tua yang ingin melihat perkembangan anak mereka, mengukur dan meningkatkan kecerdasan menjadi suatu prioritas. Itulah sebabnya hadirnya Batique, tes kecerdasan berbasis game pertama di Indonesia, menjadi langkah revolusioner dalam menjembatani kesenangan bermain dengan kepentingan pengembangan kognitif.   Dalam artikel ini, mari kita telaah betapa pentingnya pendekatan inovatif ini dan bagaimana Batique bukanlah sekadar tes, melainkan sebuah langkah untuk menjelajahi dunia kecerdasan anak Anda dengan cara yang menyenangkan dan menantang.   Apa itu Batique? Batique adalah hasil kolaborasi Level Up powered by Agate, PT Melintas Cakrawala Indonesia (MCI), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia, dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Batique adalah alat tes AJT Cognitive Test (AJT CogTest), yang merupakan sebuah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif anak-anak yang berusia 5 hingga 12 tahun. Kemampuan kognitif adalah kemampuan untuk merencanakan, memecahkan masalah, berargumen, berpikir secara abstrak, memahami ide-ide yang kompleks, belajar dengan cepat, dan belajar dari pengalaman. Kemampuan kognitif sangat penting untuk mendukung keberhasilan individu dalam berbagai bidang kehidupan.  Batique mengukur kemampuan kognitif dengan menggunakan media permainan (game) yang menarik dan interaktif. Dengan demikian, anak-anak tidak akan merasa bosan atau tertekan saat mengerjakan tes. Mereka akan merasa seperti sedang bermain sambil belajar. Batique juga memberikan umpan balik yang positif dan konstruktif kepada anak-anak setelah mereka menyelesaikan tes.  Bagaimana Batique Dikembangkan? Batique dikembangkan dengan mengikuti tahap-tahap pengembangan alat ukur sesuai dengan kaidah ilmiah. Tahap-tahap tersebut meliputi:  Menentukan tujuan pengukuran   Tujuan dari Batique adalah untuk memberikan gambaran kemampuan kognitif yang lebih spesifik sekaligus lebih umum kepada orang tua atau guru.   Menentukan prosedur pengukuran   Pengukuran dilakukan secara individual dengan bantuan seorang pendamping yang memastikan tes berjalan sesuai dengan standar.   Menentukan spesifikasi tes Tes ini mengukur kemampuan kognitif yang bersifat multidimensi, yaitu delapan broad ability  yang ada dalam teori kognitif Catell-Horn-Carroll (CHC).     Delapan broad ability tersebut adalah:  Fluid reasoning (Gf): Kemampuan untuk berpikir secara logis dan abstrak dalam situasi baru.  Crystallized intelligence (Gc): Kemampuan dalam memahami dan mengkomunikasikan pengetahuannya dengan menggunakan pengalaman atau prosedur yang telah dipelajari sebelumnya.  Short-term memory (Gsm): Kemampuan untuk menyimpan dan memproses informasi dalam waktu singkat.  Visual-spatial processing (Gv): Kemampuan untuk memahami dan memanipulasi informasi visual atau spasial.  Auditory processing (Ga): Kemampuan untuk memahami dan memanipulasi informasi auditif atau verbal.  Cognitive processing speed (Gs): Kemampuan untuk melakukan tugas-tugas kognitif dengan cepat dan akurat.  Long-term storage and retrieval (Glr): Kemampuan untuk mengintegrasikan beberapa informasi atau tugas secara bersamaan.  Reading/writing (Grw): Kemampuan untuk membaca, menulis, dan menghitung.  Melakukan prosedur pengembangan tes.   Batique dikembangkan dengan menggunakan kombinasi antara pendekatan tes klasik dan pendekatan teori Rasch Model. Pendekatan tes klasik digunakan untuk mengidentifikasi properti psikometris pada awal pengembangan, sedangkan pendekatan teori modern digunakan untuk perakitan dan penskalaan tes.   Melakukan norma dan penormaan  Norma adalah nilai rata-rata atau standar yang digunakan untuk membandingkan hasil tes individu dengan hasil tes kelompok. Penormaan adalah proses menentukan norma dengan cara mengumpulkan data dari sampel populasi yang representatif. Populasi normatif dari Batique adalah anak-anak yang berusia 5 hingga 12 tahun. Penormaan dilakukan secara spesifik berdasarkan kelompok usia sehingga interpretasi skor mengacu pada kelompok usia anak yang mengerjakan tes .  Bagaimana Cara Kerja Batique? Batique bekerja dengan cara mengajukan sejumlah pertanyaan atau tugas yang berkaitan dengan kemampuan kognitif yang diukur. Pertanyaan atau tugas tersebut disajikan dalam bentuk game yang menarik dan interaktif. Anak-anak harus menjawab atau menyelesaikan pertanyaan atau tugas tersebut dengan benar dan cepat. Setiap pertanyaan atau tugas memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Semakin banyak pertanyaan atau tugas yang dijawab atau diselesaikan dengan benar, semakin tinggi skor yang diperoleh.  Batique dapat diakses melalui perangkat elektronik seperti komputer, laptop, tablet, atau smartphone. Batique dapat digunakan oleh orang tua atau guru untuk mengukur kemampuan kognitif anak-anak di rumah atau di sekolah. Batique juga dapat digunakan oleh anak-anak sendiri untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan kognitif mereka.  Setelah menyelesaikan tes, anak-anak akan mendapatkan umpan balik berupa skor dan laporan hasil tes. Skor menunjukkan tingkat kemampuan kognitif anak-anak secara keseluruhan dan secara spesifik untuk setiap broad ability. Laporan hasil tes berisi penjelasan tentang arti dan implikasi dari skor yang diperoleh, serta saran-saran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak-anak.  Apa Keunggulan Batique? Batique memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tes kecerdasan lainnya, yaitu:  Batique adalah tes kecerdasan berbasis game pertama di Indonesia. Batique menggunakan media permainan yang menarik dan interaktif untuk mengukur kemampuan kognitif anak-anak. Dengan demikian, Batique dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak-anak dalam mengerjakan tes.  Batique adalah tes kecerdasan yang mengukur kemampuan kognitif secara multidimensi. Batique mengukur delapan broad ability yang ada dalam teori kognitif CHC, yaitu salah satu teori kognitif yang paling banyak digunakan dan diakui oleh para ahli. Dengan demikian, Batique dapat memberikan gambaran kemampuan kognitif yang lebih spesifik sekaligus lebih umum kepada orang tua atau guru.  Batique adalah tes kecerdasan yang dikembangkan dengan mengikuti kaidah ilmiah . Batique dikembangkan dengan menggunakan kombinasi antara pendekatan tes klasik dan pendekatan teori modern (Rasch Model). Batique juga dilakukan norma dan penormaan dengan cara mengumpulkan data dari sampel populasi yang representatif. Dengan demikian, Batique memiliki validitas dan reliabilitas yang tinggi sebagai alat ukur.  Apa Hasil dan Dampak Batique? Batique telah diuji coba dan divalidasi dengan melibatkan lebih dari 1750 anak dari berbagai latar belakang . Hasil dan dampak dari penggunaan Batique dapat dilihat dari beberapa indikator berikut:    Jumlah Anak yang Diuji = >1750  Kesuksesan platform kami dibangun di atas landasan pengujian dan validasi yang ketat. Hati dan pikiran lebih dari 1750 anak telah terpikat oleh pendekatan pembelajaran yang imersif, membuatnya lebih dari sekadar alat pendidikan biasa. Kami bangga dengan fakta bahwa anak-anak dari berbagai latar belakang telah berpartisipasi secara aktif dalam menyempurnakan dan memperbaiki petualangan pembelajaran unik ini.  Dampak = 4.25 / 5  Di inti misi kami terletak keinginan untuk menciptakan dampak yang signifikan dan positif… Continue reading Batique: Tes Kecerdasan Berbasis Game Pertama di Indonesia