Edit Template

UTMB: Bagaimana Gamification Mengubah Trail Running Menjadi Global Journey

Trail running identik dengan medan ekstrem, jarak panjang, dan ketahanan fisik. Namun, jika dilihat lebih dekat, UTMB World Series memiliki sistem yang menarik dari perspektif gamification. UTMB tidak hanya menyelenggarakan satu lomba, tetapi membangun sebuah ekosistem global yang membuat pelari dapat mengikuti berbagai event, mengumpulkan Running Stones, meningkatkan performa melalui UTMB Index, dan mengejar kesempatan untuk berlomba di panggung terbesar, yaitu UTMB World Series Finals di Chamonix, Prancis.

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa gamification, perjalanan tersebut memiliki struktur yang mirip dengan sebuah game: Explore → Participate → Earn → Progress → Qualify → Compete. Setiap tahap memberikan tujuan dan motivasi baru bagi peserta. Inilah yang membuat UTMB menarik bukan hanya sebagai event olahraga, tetapi juga sebagai contoh bagaimana gamification dapat digunakan untuk membangun long-term engagement.

Mengenal UTMB World Series

Untuk memahami sisi gamification-nya, kita perlu melihat UTMB sebagai sebuah series, bukan hanya satu race. UTMB World Series terdiri dari berbagai event trail running di berbagai wilayah dunia, dengan struktur yang mencakup UTMB World Series Events, UTMB World Series Majors, dan UTMB World Series Finals.

Struktur ini menciptakan sebuah journey bagi pelari. Mereka dapat memulai dari event yang lebih dekat dengan lokasi mereka, mendapatkan pengalaman, mengumpulkan Running Stones, meningkatkan performa, dan mengejar kesempatan untuk mencapai Finals. Sementara itu, puncak perjalanan berada di HOKA UTMB Mont-Blanc di Chamonix, yang menjadi lokasi UTMB World Series Finals dengan tiga flagship races: OCC, CCC, dan UTMB.

Jika menggunakan analogi game, Chamonix dapat dilihat sebagai final level. Peserta tidak hanya mengikuti satu pertandingan, tetapi menjalani perjalanan panjang untuk membuka kesempatan mencapai level tersebut.

Seorang pelari berhasil mencapai garis finis di ajang Ultra-Trail du Mont-Blanc di Chamonix 

UTMB Gamification Framework

Jika sistem UTMB diterjemahkan ke dalam gamification framework, strukturnya dapat dilihat seperti berikut:

Framework ini menunjukkan bahwa setiap elemen memiliki fungsi dalam membentuk motivasi peserta. Jadi, gamification UTMB bukan hanya tentang satu mekanisme, tetapi tentang bagaimana seluruh sistem tersebut bekerja sebagai satu experience journey.

World Series sebagai Progression System

Salah satu prinsip utama dalam gamification adalah progression. Dalam game, pemain biasanya tidak langsung diberikan akses ke level terakhir. Mereka perlu menyelesaikan berbagai tantangan terlebih dahulu sebelum dapat membuka level berikutnya.

Konsep serupa dapat ditemukan dalam UTMB. Alih-alih hanya memiliki satu event utama, UTMB membangun global series yang memungkinkan pelari mengikuti berbagai event dan secara bertahap mengejar level berikutnya. Struktur World Series Event → World Series Major → World Series Finals menciptakan sebuah progression path yang jelas.

Bagi peserta, race berikutnya bukan lagi sekadar lomba baru. Race tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang lebih besar. Pertanyaannya berubah dari “Race apa yang ingin saya ikuti?” menjadi “Seberapa jauh saya bisa melangkah dalam UTMB World Series?”

Sekelompok pelari melintasi jalur teknis berbatu di pegunungan 

Race Distance sebagai Challenge Level

Gamification membutuhkan challenge yang memberikan rasa perkembangan. UTMB menerapkannya melalui empat kategori utama, yaitu 20K, 50K, 100K, dan 100M.

Perbedaan kategori tersebut menciptakan semacam difficulty level. Semakin tinggi kategorinya, semakin besar tantangan yang harus dihadapi peserta. Jarak, elevasi, medan, cuaca, stamina, dan cut-off time menjadi bagian dari challenge yang harus diselesaikan.

Menariknya, peserta dapat menentukan sendiri level yang ingin mereka kejar. Bagi seorang pemula, menyelesaikan 20K dapat menjadi achievement besar. Bagi pelari berpengalaman, tantangannya mungkin 100K atau bahkan 100M. Dengan begitu, challenge dapat disesuaikan dengan kemampuan dan motivasi masing-masing peserta.

Peta rute yang menampilkan berbagai kategori lomba (UTMB, CCC, OCC, dll.) di sekitar wilayah Mont-Blanc 

Running Stones sebagai Gamification Currency

Salah satu elemen paling menarik dari sistem UTMB adalah Running Stones. Running Stones dapat dianalogikan sebagai semacam gamification currency dalam ekosistem UTMB.

Namun, Running Stones bukan poin yang dapat ditukarkan dengan hadiah. Running Stones memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengikuti lottery menuju UTMB World Series Finals. Setiap Running Stone memberikan satu kesempatan tambahan dalam lottery, sehingga semakin banyak Stones yang dikumpulkan, semakin banyak pula kesempatan yang dimiliki.

Jumlah Running Stones yang diperoleh bergantung pada kategori race:

Race Category
World Series Event
World Series Major

Hal ini menciptakan reward loop yang jelas:

Participate → Finish → Earn Running Stones → Increase Chances → Potentially Reach Finals

Dari perspektif gamification, mekanisme ini menarik karena reward tidak mengakhiri engagement. Justru reward tersebut menjadi alasan untuk melakukan aktivitas berikutnya.

Infografis yang merinci sistem perolehan “Running Stones” berdasarkan kategori jarak lomba dan jenis event 

Lottery sebagai Chance-Based Reward

Running Stones juga menciptakan elemen chance-based reward. Peserta mengetahui bahwa mereka memiliki kesempatan untuk masuk ke Finals, tetapi hasil akhirnya tidak sepenuhnya pasti karena terdapat sistem lottery.

Semakin banyak Running Stones yang dimiliki, semakin banyak kesempatan yang diperoleh. Mekanisme ini menciptakan anticipation dan excitement yang berbeda dari sistem qualification biasa.

Menariknya, UTMB juga memiliki jalur performance qualification. Artinya, peserta tidak hanya mengandalkan lottery. Pelari dengan performa tertentu dapat memperoleh akses melalui jalur qualification berdasarkan hasil dan performa mereka.

Dari perspektif gamification, UTMB menggabungkan dua bentuk motivasi: chance-based progression melalui lottery dan skill-based progression melalui performa.

Chamonix sebagai "Final Level"

Seluruh progression tersebut pada akhirnya mengarah pada satu tujuan utama: UTMB World Series Finals di Chamonix.

Chamonix memiliki fungsi yang lebih besar daripada sekadar lokasi penyelenggaraan. Dari perspektif gamification, Chamonix dapat dilihat sebagai ultimate goal atau final level dalam perjalanan peserta.

Finals menghadirkan tiga flagship races, yaitu OCC, CCC, dan UTMB. Dengan adanya tujuan akhir yang jelas, setiap race yang dilakukan sebelumnya memiliki konteks yang lebih besar.

Running Stones yang dikumpulkan, performa yang dibangun, dan race yang diselesaikan semuanya menjadi bagian dari perjalanan menuju satu pengalaman puncak.

Suasana garis start Chamonix yang dipadati oleh para peserta 

The Complete UTMB Engagement Loop

Jika seluruh sistem UTMB disederhanakan, journey-nya dapat digambarkan sebagai:

DISCOVER → PARTICIPATE → ACHIEVE → EARN → PROGRESS → QUALIFY → UNLOCK → FINALS → NEW CHALLENGE

Peserta menemukan event, mengikuti race, mendapatkan achievement, memperoleh Running Stones, meningkatkan pengalaman dan performa, kemudian mengejar qualification atau lottery untuk mendapatkan kesempatan menuju Finals.

Setelah mencapai Finals, perjalanan tidak harus berhenti. Justru pencapaian tersebut dapat menciptakan target baru.

Inilah yang membuat sistem tersebut memiliki karakter continuous engagement loop. Satu achievement dapat menjadi motivasi untuk mengejar achievement berikutnya.

Gamification Bukan Sekadar Poin dan Leaderboard

UTMB menunjukkan bahwa gamification yang efektif tidak harus membuat sebuah aktivitas terlihat seperti game. Trail running tetap menjadi trail running, tetapi sistem di sekitarnya dirancang untuk memberikan clear goals, progression, challenge, reward, performance feedback, competition, community, dan recognition.

Running Stones memberikan progression. UTMB Index memberikan feedback. Race distance memberikan challenge. Qualification menciptakan competition. Community memberikan sense of belonging. Dan Chamonix menjadi ultimate goal.

Pada akhirnya, kekuatan gamification bukan terletak pada seberapa banyak elemen game yang ditambahkan, tetapi pada bagaimana elemen tersebut dirancang menjadi sebuah experience yang membuat orang ingin mulai, terus berpartisipasi, mencapai sesuatu, dan kembali untuk tantangan berikutnya.

Frequently Asked Questions

Apa itu gamification dalam olahraga?

Gamification dalam olahraga adalah penerapan prinsip dan mekanisme yang umum ditemukan dalam game, seperti challenge, progression, achievement, reward, competition, dan leaderboard, untuk meningkatkan motivasi dan engagement peserta.

Apakah UTMB menggunakan gamification?

UTMB bukan sebuah game, tetapi sistem UTMB World Series dapat dianalisis menggunakan prinsip gamification karena memiliki progression, challenge, reward, performance feedback, qualification, competition, community, dan ultimate goal.

Apa itu Running Stones UTMB?

Running Stones adalah mekanisme yang memberikan kesempatan peserta untuk mengikuti lottery menuju UTMB World Series Finals. Setiap Running Stone memberikan satu kesempatan tambahan dalam lottery.

Ready to Design More Engaging Experiences?

Gamification bukan sekadar menambahkan leaderboard atau memberikan reward kepada pengguna.

Yang lebih penting adalah bagaimana sebuah experience mampu membuat audiens ingin mulai, terus berpartisipasi, mencapai sesuatu, dan kembali untuk tantangan berikutnya.

Seperti yang dapat kita lihat dari pengalaman trail running, sebuah aktivitas dapat menjadi jauh lebih engaging ketika memiliki journey yang jelas dan meaningful.

Jika brand Anda ingin mengeksplorasi bagaimana gamification, game-based experience, dan behavioral design dapat diterapkan untuk meningkatkan engagement, Level Up powered by Agate siap membantu merancang experience yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

All company names, brand names, trademarks, logos, illustrations, videos and any other intellectual property (Intellectual Property) published on this website are the property of their respective owners. Any non-authorized usage of Intellectual Property is strictly prohibited and any violation will be prosecuted under the law.

© 2023 Agate. All rights reserved.
Edit Template